Hukum Properti - Pengetahuan Hukum Agraria dan Pertanahan di Indonesia

Daily tips: Penyertifikatan Tanah Girik (tanah Adat)

Penyertifikatan Tanah Girik (tanah Adat)

  1. Mendapatkan Surat Rekomendasi dari Lurah/Camat
  2. Membuat surat tidak sengketa dari RT/RW.Lurah.
  3. Meninjau dan mengukur tanah oleh Kantor Pertanahan.
  4. Menerbitkan gambar situasi baru.
  5. Membayar bea perolehan hak atas tanah dan bangunan sesuai dengan luas yang tercantum dalam gambar situasi.
  6. Memproses pertimbangan kepada panitia A.
  7. Memproses penerbitan SK Pemilikan Tanah (SKPT).
  8. Membayar uang pemasukan ke Negara (SPS).
  9. Memohon penerbitan Sertifikat Tanah.

 

, , ,

No Comments

Daily tips: Pemilikan Tanah Melalui Hibah

Pemilikan Tanah Melalui Hibah

    Pengertian

    Hibah adalah pemberian oleh seseorang kepada orang lainnya, secara Cuma-Cuma dan tidak dapat ditarik kembali, atas barang bergerak maupun barang tidak bergerak pada saat pemberi hibah tersebut masih hidup.

    Syarat Hibah : Read the rest of this entry »

    , ,

    No Comments

    Daily tips: Tanah Wakaf

    Tanah Wakaf

      1. Hak atas tanah yang semula merupakan hak primer yaitu Hak Milik, Hak Guna Bangunan, Hak Guna Usaha, Hak Pakai, atau tanah bekas Hak Milik Adat (tanah girik), dan kemudian diwakafkan atau diserahkan oleh pemiliknya kepada badan keagamaan atau badan social lainnya untuk dikelola.
      2. Peralihan status dari hak atas tanah primer menjadi tanah wakaf menyebabkan tanah tidak memiliki nilai ekonomis lagi (tidak dapat diperjualbelikan kepada pihak lain).

       

      , , ,

      No Comments

      Daily tips: Hapusnya Hak Tanggungan (ROYA)

      Hapusnya Hak Tanggungan (ROYA)

        1. Pelunasan piutang.
        2. Pencabutan hak atas tanah oleh Negara untuk kepentingan umum.
        3. Penyerahan secara sukarela.
        4. Karena tanah ditelantarkan.
        5. Jangka waktu berakhirnya.
        6. Dasar Hukum : UU No. 5 Tahun 1960 dan peraturan-peraturan lainnya.

         

        , ,

        No Comments

        Daily tips: Mengurus Hak Tanggungan

        Hak tanggungan pada prinsipnya merupakan hak jaminan yang diperoleh kreditur dari debitur dalam hal perjanjian misalnya perjanjian pinjam-meminjam. Hak tanggungan untuk sebuah tanah dapat diperoleh setelah mengikuti prosedur berikut ini :

        1. Mendatangi PPAT/notaries untuk membuat Akta Pemebrian Hak Tanggungan (APHT);
        2. Setelah APHT dibuat, mengajukan permohonan pendaftaran ke badan pertanahan sambil membawa surat pengantar dari PPAT;
        3. Menyertakan sertifikat asli hak atas tanah dan APHT saat mengajukan surat permohonan;
        4. Melampirkan juga identitas pemohon dan pemegangn hak tanggungan.

         

        ,

        No Comments